Pernahkah anda dilema dalam pendekatan dengan seseorang atau mengambil sebuah keputusan ke jenjang yang lebih serius ?? Mungkin kita pernah melihat teman atau saudara bahkan diri sendiri bertanya seperti begini :
- Duh, mending si A atau si B yah ? G sayang 2-2nya tapi bingung pilih yang mana
- Kata temen gua, si A itu playboy. Atau dia sirik ama g yah ?
- Kok bisa-bisanya sih lu mau ama dia ? Kena pelet yah ?
Kalimat-kalimat itu saya yakin teman-teman sering dengar. Namanya perasaan adalah sebuah hal yang tidak bisa dinalar oleh logika. Manis bisa jadi asin, asin bisa jadi manis. Tapi sekali lagi, ketika kita memutuskan segala sesuatunya pertimbangkan bukan oleh karena perasaan yang mengebu-gebu, tetapi dengan pikiran yang jernih dan hati yang tenang. Ada sebuah kalimat yang bagus sekali ; ” Yang kamu cintai belum tentu yang terbaik. Yang terbaik belum tentu yang kamu cintai”. Betul kan ?? Intinya pilihlah yang bisa membuat diri kita bahagia dan tidak ada rasa penyesalan pada akhirnya.