Pernahkah anda menemukan orang yang menggunakan kelemahannya agar dia dikasihani oleh pasangannya, agar tidak diputusin, membikin sebuah persepsi bahwa dia adalah sosok yang benar ? Atau sebaliknya yang menggunakan kelebihannya misalnya kecantikannya atau kepintarannya untuk memanfaatkan orang yang menaruh kagum dan perhatian padanya ? Saya yakin diantara teman-teman ada yang pernah menyaksikan hal ini atau mengalaminya sendiri. Saya menganggap orang-orang tersebut adalah sampah. Saya sendiri pernah melihat sendiri beberapa kasus serperti demikian. Untuk pertama adalah seorang pria yang baru saja putus dengan pacarnya, kemudian dia menulis di wall dia bahwa dia merasa penyakit dulunya kambuh lagi. Kepalanya sering sakit lagi karena dulu pernah divonis ada bibit kanker otak. Lalu timbul berbagai macam balasan yang menanyakan kok bisa, kok mereka selama ini ngak tahu. Kemudian menuliskan bahwa lebih baik dia mati daripada menyusahkan orang-orang disekelilingnya.
Satu lagi seorang wanita yang memakai nama palsu di game, kemudian menebar fithah kemana-mana bahwa dia sering disiksa oleh orang tuanya. Kemudian dia mengidap kanker stadium 4. Jika seseorang sudah memasuki kanker stadium 4, saya rasa mustahil dia bisa bertahan main game 12 jam sehari. Kemudian bisa naik motor ke warnet untuk maen game dan kuliah. Dan hebatnya lagi,semua orang percaya akan cerita tersebut.
Itu untuk versi dengan pesona kelemahan, untuk kelebihan mungkin anda bisa melihat dari kejadian sehari-hari. Dengan contoh bagaimana seseorang berlaku bitchy atau seenaknya maen perintah karena dia sedang “aji mumpung” atau lagi top-topnya. Pernah ada teman saya seorang model dengan gampang dia bilang “ Lu kalo ngak kasih gua duit sekarang, kita break aja. Cowok yang antri ke gua banyak. Jadi kalo lu masih mau, ikutin perintah gua. “ Dashyat bukan ??
Anyway guys, saya hanya ingin memaparkan sebuah sisi kehidupan di sekitar kita. Bukankah berbagi itu indah ??